Sekarang gue mau nulis seuatu yang ada dipikiran gue sekarang. Entahlah bagi kalian yang baca mungkin gue orangnya sok tau tapi ini blog gue, tempat gue dan terserah gue juga mau ngisi tentang apaan. Gue nggak maksa kalian buat baca jadi kalo ada yang nggak suka gue juga nggak bakal peduli. Ini cuma masalah tulisan, hati dan pikiran.
Gue mau nulis tentang apa yang gue baca d twitter belakangan ini. Banyak banget masalah yang bakal kita dapet dari twitter. Kesenangan, kesedihan, percintaan, rasa benci dan yang lainnya. Sering banget gue baca sindiran di TL kalo gue lagi main twitter dan itu sangat frontal tapi nggak masalah selama Indonesia masih jadi negara Demokrasi bagi gue sih oke oke aja. Terus ada yang mengumbar kemesraan di twitter, sumpah itu so sweet dan sedikit membuat gue ketawa kalo lagi bacanya masalahnya terkadang yang lagi pacaran di twitter kelewat mesra sih haha bukan karna gue cemburu sih tapi kayak nonton sinetron soalnya nih nggak jarang juga, mereka-mereka yang pacaran lewat twitter nggak berapa lama habis mengumbar kemesraan langsung berantem nggak jelas. Dramatis banget kan? Dan yang paling sering terlihat di twitter adalah orang-orang galau dan kalo bahasanya sekarang gagal move on. Sumpah mereka itu langsung ngetwit kata-kata romantis untuk seseorang.
Tapi ada satu yang bikin gue tersayat saat baca twitt orang yang baru aja kehilangan seseorang yang berarti di hidup mereka. Siapa sih yang nggak sedih kalo ditinggal ibu, bapak, kakak, adik, istri, suami, temen, sahabat, pacar, tunangan, calon suami, anak? Pasti pada sedihkan kalo ditinggal sama seseorang yang sangat berarti di hidup kita? Kadang mereka yang habis ditinggal langsung mengekspresikan lewat twitter. Minta doa, minta maaf buat almarhum(ah). Sedih banget gue kalo baca yang kayak begituan, apalagi kalo orang yang meninggal itu punya twitter, kadang gue iseng buka twitter orang yang udah meninggal gitu. Ada twitt yang beberapa hari yang lalu. Kadang gue mikir, waktu orang itu ngetwit sesuatu beberapa hari yang lalu itu punya firasat nggak ya kalo beberapa hari lagi dia akan meninggal. Waktu mereka masih bisa ketawa bareng temen-temennya di twitter dia tau nggak ya kalo beberapa hari lagi dia nggak bisa ketawa bareng-bareng lagi. Bahkan dia nggak akan bisa ngetwit "Selamat pagi" "Semoga hari ini indah" atau "Good night tweps" beberapa hari lagi karena dia udah meninggal. Jujur setelah gue liat yang kayak gitu, waktu gue ngetwit, gue sempet mikir, apa ini twit gue yang terakhir atau gue masih bisa ngetwit lagi besok? So sad banget kalo udah bicara tentang kematian. Memang kematian itu rahasia Sang Maha Kuasa. Tapi kalo gue mikir tentang itu bawaannya gue pengen nangis aja. Nginget dosa gue yang setumpuk, solat gue yang masih bolong-bolong, rasa syukur gue yang kurang, perkataan gue yang masih kotor, aurat gue yang belom ketutup dan kelakuan gue yang masih sembrono. Gue masih mencoba memperbaiki itu semua dan gue berharap saat gue meninggalkan dunia ini gue udah melakukan semua perintah Allah. Juga buat orang-orang yang gue sayang, waktu kalian meninggalkan dunia ini gue harap kalian udah melakukan perintah-Nya dan nggak ada rasa menyesal nanti di dunia sana amin.
Dan buat kalian yang masih mengeluh tentang hari yang tak menyenangkan, ingatlah bahwa hari dimana elo ngeluh tentang panasnya siang di hari itu harus ada seseorang yang pergi di dunia ini. Jadi, bersyukurlah untuk hari yang telah kamu lalui.
SELAMAT DATANG
Ingin mengetahui siapa saya? Ayo, tinggal baca blog saya. Banyak hal yang akan saya bagi disini. Let's fun with me...
Sabtu, 17 Maret 2012
Rabu, 14 Maret 2012
Coretan Sesaat
Malam ini entah kenapa aku pengen nulis sesuatu
cerita atau sekedar kata yang ingin ku tulis
berarturan atau enggak itu tak kan ku pedulikan
sebentar saja aku ingin menulis semua
apa yang ku rasa apa yang ku katakan
Huftt
adakalanya aku merasa ada hening yang panjang di hidupku
aku bergerak, aku hidup tapi aku tak tahu harus kemana
aku bermimpi aku berandai dan berharap
tapi aku tak tahu bagaimana mempertahankannya
aku mungkin sama seperti yang lainnya
aku pernah putus asa atau masih mecoba bangkit dari keputus asaan itu
aku pernah sedih dan mungkin masih sedih
aku pernah rapuh dan masih belajar untuk tegar
aku pernah tersesaat dalam hidup dan sekarang aku masih mencari jalan keluarnya
aku pernah mencari dan akan tetap mencari alasan untuk tetap hidup
pernah merasakan capek dalam menjalani hidup
masalah yang datang seperti tak pernah usai
senang dan duka selalu berganti
saat senang semuanya akan indah
saat duka semuanya jadi gelap
memang seperti itu hidup
dari lingkungan aku banyak belajar
bagaimana rasanya menjadi orang terpuruk
bagaimana rasanya menjadi orang terkenal
rasanya tersakiti
rasanya jatuh cinta
rasanya sedih
rasanya senang
rasanya pintar
rasanya bego
rasanya ini dan rasanya itu
kadang satu kata yang kutulis langsung terhapus
dan harus menunggu untuk menggantikan kata tersebut
sekarang aku masih hilang
aku masih tersesaat
aku tau impianku tapi aku tak tahu jalan mana yang harus kutempuh untuk ke sana
kadang aku ingin menangis
entah kenapa, seperti ada sesuatu yang mengganjal di hatiku
bukan karena iri karena aku tak punya pacar
bukan karena minder gara-gara badanku gendut
atau hanya karena aku bukan anak orang kaya
itu hanya hidup bagiku
wajah cantik, otak pintar, badan seksi, uang banyak
semua itu kesenangan sesaat
aku sedang kehilangan imanku
jiwaku sedang kosong
aku merasa jauh dari Tuhan
aku mulai melupakan Tuhan
entah kenapa aku berani menjauh dari Nya
aku masih menjalankan perintah nya
mencoba menjauhi semua larangan Nya
tapi aku masih merasa hampa
kepercayaanku terabaikan
aku mulai berjalan menjauhi jalanku sebelumnya
aku ingin kembali ke jalanku yang dulu
berjalan di dekat Tuhan
berjalan dengan riang dan damai
tanpa ada rasa takut
sendiri dengan keramaian di jiwaku
Tuhan bantu aku kembali
ulurkan tanganMu untuk menuntunku
berikan cahayaMu untuk menerangi jalanku
aku tak ingin jauh dari Mu
cukup kali ini aku merasa hampa
cukup sekali aku jauh dan hilang
bawa aku ke jalan yang semestinya
satu jalan yang Kau ridhoi
satu keyakinan yang menenangkan
ku mohon
cerita atau sekedar kata yang ingin ku tulis
berarturan atau enggak itu tak kan ku pedulikan
sebentar saja aku ingin menulis semua
apa yang ku rasa apa yang ku katakan
Huftt
adakalanya aku merasa ada hening yang panjang di hidupku
aku bergerak, aku hidup tapi aku tak tahu harus kemana
aku bermimpi aku berandai dan berharap
tapi aku tak tahu bagaimana mempertahankannya
aku mungkin sama seperti yang lainnya
aku pernah putus asa atau masih mecoba bangkit dari keputus asaan itu
aku pernah sedih dan mungkin masih sedih
aku pernah rapuh dan masih belajar untuk tegar
aku pernah tersesaat dalam hidup dan sekarang aku masih mencari jalan keluarnya
aku pernah mencari dan akan tetap mencari alasan untuk tetap hidup
pernah merasakan capek dalam menjalani hidup
masalah yang datang seperti tak pernah usai
senang dan duka selalu berganti
saat senang semuanya akan indah
saat duka semuanya jadi gelap
memang seperti itu hidup
dari lingkungan aku banyak belajar
bagaimana rasanya menjadi orang terpuruk
bagaimana rasanya menjadi orang terkenal
rasanya tersakiti
rasanya jatuh cinta
rasanya sedih
rasanya senang
rasanya pintar
rasanya bego
rasanya ini dan rasanya itu
kadang satu kata yang kutulis langsung terhapus
dan harus menunggu untuk menggantikan kata tersebut
sekarang aku masih hilang
aku masih tersesaat
aku tau impianku tapi aku tak tahu jalan mana yang harus kutempuh untuk ke sana
kadang aku ingin menangis
entah kenapa, seperti ada sesuatu yang mengganjal di hatiku
bukan karena iri karena aku tak punya pacar
bukan karena minder gara-gara badanku gendut
atau hanya karena aku bukan anak orang kaya
itu hanya hidup bagiku
wajah cantik, otak pintar, badan seksi, uang banyak
semua itu kesenangan sesaat
aku sedang kehilangan imanku
jiwaku sedang kosong
aku merasa jauh dari Tuhan
aku mulai melupakan Tuhan
entah kenapa aku berani menjauh dari Nya
aku masih menjalankan perintah nya
mencoba menjauhi semua larangan Nya
tapi aku masih merasa hampa
kepercayaanku terabaikan
aku mulai berjalan menjauhi jalanku sebelumnya
aku ingin kembali ke jalanku yang dulu
berjalan di dekat Tuhan
berjalan dengan riang dan damai
tanpa ada rasa takut
sendiri dengan keramaian di jiwaku
Tuhan bantu aku kembali
ulurkan tanganMu untuk menuntunku
berikan cahayaMu untuk menerangi jalanku
aku tak ingin jauh dari Mu
cukup kali ini aku merasa hampa
cukup sekali aku jauh dan hilang
bawa aku ke jalan yang semestinya
satu jalan yang Kau ridhoi
satu keyakinan yang menenangkan
ku mohon
Selasa, 06 Maret 2012
Pengalaman Pertama Donor Darah
Hallo semuanya, gue mau cerita nih tentang pengalaman pertama gue ikut donor darah tadi. Secara gue udah memenuhi syarat awal sebagai pendonor darah, pertama gue udah 17 tahun dan yang kedua berat badan gue lebih dari 45 kg. So, apa yang harus gue tunggu lagi untuk berbuat baik??
Gue mau cerita gimana awalnya gue pengen ikut aksi sosial ini. Gue sebenernya ragu juga buat donor darah, soalnya nggak ada temen yang mau ikut juga. Gue udah nawarin Angel yang juga udah 17 tahun buat donor darah tapi dia taku. Tapi untungnya si Rosa minta gue ke ruang media untuk nemenin dia ngatur kegiatan itu, ya secara gue juga anak PMR. Nah, waktu itu gue langsung kepikiran untuk join dan alhamdulillahnya temen sekelas gue, Agil sama Adi juga mau ikut donor darah, sebenernya ada juga Akbar yang mau ikut tapi nggak jadi, nggak tau tuh kenapa, keliatannya sih dia takut hahaha.
Tadi waktu donor darah tanagn kiri gue nggak ketemu venanya, akhirnya dipindah tuh jadi tangan kanan eh tapi juga sama, venanya nggak ketemu. Si Masnya dari PMI akhirnya nyerah dan manggil mbak yang satunya , gue udah takut juga sih kalo-kalo nggak jadi tapi alhamdulillah venanya ketemu juga dan diambillah darah gue saat itu juga. Mungkin sekitar 15 menit gue nunggu buat donor darah dan selesai juga. Setelah selese gue dikasih bingkisan tanda trimakasih dari PMI yang isinya kue kering, susu bantal sama minuman isotonik. Semoga darah gue ini bermanfaat bagi sesama dan buat kalian yang mau donor darah ayo jangan ragu, darah kalian bakal berguna, enggak sakit kok dijamin ;))
Langganan:
Postingan (Atom)